Pra-Induksi / Pre-Induction / Pre Talk

Apakah Anda seorang hipnoterapis berlatih, seorang hipnoterapi belajar siswa, atau hanya menjadi sosok yang penasaran dan ingin mempelajari lebih lanjut tentang subjek, Anda mungkin akrab dengan pentingnya pembicaraan pra-induksi hipnosis. Meskipun sering diabaikan dan mudah diabaikan, manfaat dari pembicaraan pra-induksi hipnosis yang baik tidak dapat dilebih-lebihkan. Untuk mendapatkan hasil terbaik dari sesi Anda dan memaksimalkan hasil untuk klien Anda, penggunaan yang tepat dari pidato pra-induksi secara dramatis akan meningkatkan tingkat keberhasilan Anda.

APAKAH HIPNOSIS PRA-INDUKSI TALK?

Selama sesi pertama Anda dengan klien, Anda akan meluangkan waktu untuk mengenal siapa mereka, dan mengapa mereka telah datang untuk melihat Anda. Mereka akan memberitahu Anda tentang “masalah menyajikan” mereka, masalah yang mendasari mereka ingin berubah. Kebanyakan pertama kali klien akan tiba di kantor Anda dengan ide yang relatif salah informasi tentang apa hipnosis sebenarnya, dan ini adalah kesempatan kita untuk menghilangkan kesalahpahaman yang mereka miliki. Seorang hipnoterapis yang baik, selama obrolan awal, akan menjelaskan apa hipnosis yang bisa dan tidak.

[Read more…]

Tahap Induksi

Induksi hipnosis adalah proses yang dilakukan oleh Hipnotist untuk memasukkan klien ke dalam suatu kondisi (state)  hipnotik. Pada prinsipnya, klien dibawa pada situasi dimana faktor pikiran yang kritis tidak lagi mendominasi, sehingga bawah sadar lebih mendominasi. Jadi induksi hipnosis merupakan proses yang menyebabkan subjek memasuki keadaan meningkat sugestivitas, di mana kemampuan kritis mereka berkurang dan mereka lebih rentan untuk menerima perintah dan saran dari Hipnotist. Kondisi hypnotic ini dikenal sebagai “trance” atau dalam bahasa Indonesia kita sebut saja sebagai ‘trans’.

Ada banyak sekali cara melakukan induksi hipnosis ini, dari cara tradisional, klasik, sampai cara-cara modern yang lebih canggih. Metode tradisional menggunakan cara-cara lama, umunya menggunakan simbol-simbol budaya dan berbagai teknik yang berbau mistis. Melalui proses penggunaan simbol ini: musik, mantra, gerakan tertentu, dupa, wewangian, maka pikiran rasional perlahan berkurang dominasinya, dan terjadi proses peralihan dominasi ke bawah sadar. Ini sekaligus menjelaskan, kenapa proses hipnosis tradisional biasanya tidak mempan pada orang yang tidak percaya.

[Read more…]

Tahap Deepening

Ada beberapa teknik hipnosis beberapa pendalaman. Tujuan dari semua metode memperdalam trance adalah sama – untuk membuat trance yang cukup dalam dan tenang untuk memungkinkan terapi sukses. Pelopor hipnoterapi terkenal, Milton Erickson, menunjukkan bahwa tujuan dari hipnosis mendalam adalah untuk menciptakan fokus – untuk mempersempit perhatian Anda, dan untuk mengecualikan pemikiran yang tidak perlu.

 

“Trance berfokus pada satu hal … menjatuhkan semua fokus perifer dan menyempit ke satu fokus saja.”

(Milton H. Erickson)

Alasan bahwa ada teknik yang berbeda untuk memperdalam trance adalah bahwa beberapa teknik sesuai dengan beberapa orang yang lebih baik daripada yang lain. Teknik yang Anda pakai mungkin berbeda, tergantung pada kondisi klien – misalnya, jika Klien Anda sesak nafas, Anda mungkin tidak akan memintanya membayangkan berada di lift, dan jika Klien tidak suka laut maka Anda tidak akan menyuruhnya membayangkan dirinya Anda di tepi laut! Jadi ada baiknya melihat semua teknik yang dijelaskan di web ini – mencoba mereka semua, kemudian pilih  dan sesuaikan yang paling tepat untuk Klien Anda.

 

Tahap Mengahiri / Termination

Berikut adalah teknik untuk mengakhiri suatu proses trance ketika Anda menghipnosis seseorang. Pada prinsipnya, sebaiknya dituntun secara bertahap dan pelan, tidak terburu-buru dan mengagetkan subjek. Ingat tahap ini, subjek masih sugestif, jadi pilih dengan baik kalimat Anda. Mengakhiri proses trance secara formal sangat penting untuk dikuasai. Kami uraikan panduan komprehensif untuk Anda bagaimana untuk mengakhiri trans hipnosis ini.

Jika Anda menmui bahwa subjek membuka matanya sendiri, tersenyum, bergerak tubuhnya, maka artikankan sebagai indikasi pemutusan trans spontan. Bahkan jika terjadi situasi bahwa subjek sepenuhnya terjaga, maka sugesti formal untuk terminasi tetap harus diberikan. Hal ini didasari pemahaman bahwa jika trance tidak formal dihentikan, maka ada kemungkinan subjek masih di bawah pengaruh hypnosis dan mungkin mungkin akan terpengaruh sugesti lain dari luar  yang tidak kita inginkan.

Ada baiknya dalam sesi hypnotherapy (bukan stage hypnosis), maka subjek diberikan waktu 5-10 menit untuk menikmati relaksasinya, sebelum terminasi. Anda bisa katakan: “Ok, sekarang Anda boleh dapatkan kondisi yang lebih santai dan relaksasi yang nyaman serta mendalam selama beberapa saat lagi. Baguuuus…”